Kini keluarga Gamalia tengah mengadakan makan malam, semuanya tampak hadir termasuk Yogi. Tadi Rafael kembali menyuntikkan sesuatu di infus nya yang membuat keadaan nya sudah mulai pulih. Tapi ada yang aneh di makan malam kali ini, raut wajah Dimas sangat tak bersahabat. Bahkan sang ibu pun tampak makan dengan malas sambil sesekali men-scrool ponsel pintar nya. Tak biasa sekali, padahal biasanya sang kepala keluarga akan menanyakan perihal kegiatan masing-masing anaknya, walau hanya untuk sedikit menghangatkan suasana. Tapi kini beda, suasana benar-benar tegang tanpa sebab karna air muka Dimas yang seperti sedang menahan kesal. Srek! "Papa selesai, kalian setelah makan segera istirahat. Jangan ada yang bermain apa lagi keluar malam!" Ujaran dingin itu membuat Rafael dan adik-adiknya men

