part 16

1532 Kata

"Fer ...." Hermawan mencoba membujuk Ferry yang memalingkan wajah dengan raut sinis di sofa panjang ruangan nya. Ia sesekali memegang pundak anak itu namun langsung di tepis kasar dengan u*****n tak jelas. "Papa bisa jelaskan," ujar Hermawan lagi. Ferry menoleh, menatap tajam tepat manik hazel sang ayah. "Apa? APA?! apa yang mau dijelaskan lagi Pa? Semua sudah jelas, dia adalah perusak segalanya, perusak hubungan papa dan mama yang sedang diambang perceraian! Aku bukan sekali dua kali memergoki papa bersama dengannya!" sinis Ferry. Matanya anak itu sudah berkaca-kaca. Hermawan pun langsung melonggarkan kacamata nya, sedikit mengurut pangkal hidung sambil memejamkan mata. "Kau tak tau apapun, Fer ...," ucap Hermawan pelan. Ferry semakin melotot tak suka. "Iya, memang aku tak tahu dan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN