Aisyah mengendap-endap keluar dari kamarnya. Dia mendengar suara "tak … tak … tak …," dari arah dapur. Ternyata Elvina sudah bangun lebih dulu dan kini dia sedang memotong-motong sayuran di dapur. "Kamu sudah bangun, Vina?" suara Aisyah mengejutkan Elvina. "Eh, Bunda! Aku kira siapa, Bun." "Kamu kaget ya? He … he … he .... Lagian kok lampu yang sebelah sini gak kamu nyalain, jadi kaget pasti kalau ada orang tiba-tiba muncul." Aisyah menyalakan lampu di ruang makan yang bersebelahan dengan dapur. "Bunda mau sholat ya? Mau aku buatkan teh hangat?" Dihentikan sejenak kegiatannya lalu bergegas mengambil cangkir. Aisyah menahan tangan Elvina saat ingin mengambil kotak teh celup yang ada di rak kitchen set. "Bunda sudah sholat, terus Bunda buat sendiri saja ya tehnya, kamu kan lagi motong s

