"Gimana hasilnya? Positif apa negatif?" tanya Fadli. Dira mendongak kemudian menyodorkan beberapa testpack kepada Fadli. Fadli segera mengambilnya, lalu melihat hasilnya satu persatu. Ia diam seribu bahasa, ketika melihat hasilnya. Jantungnya semakin berdetak tak karuan, matanya berkaca-kaca, ini rasanya seperti mimpi. Fadli berteriak heboh, kemudian ia jungkir balik, salto dan roll depan di lantai, tak peduli dengan rasa sakit di kepala dan di tubuhnya. Rasa sakit di kepalanya tak sebanding dengan rasa senang di hatinya. Dira yang melihatnya hanya bisa terkekeh pelan. Suaminya benar-benar bahagia setelah melihat garis dua yang muncul dari empat testpack. "Mas, udah ih, nanti encok kamu," ucap Dira. Fadli yang tadinya ingin melakukan gerakan roll depan jadi mengurungkan niatnya. Ia m

