Chapter 33

1390 Kata

Mitha menangkup pipinya sembari terus memperhatikan kemesraan antara sahabatnya dengan bos nya. Ternyata benar kata orang. Menjadi obat nyamuk memang sangat menyebalkan. "Aduuh Gustiiii! Ini orang dari tadi nempel mulu udah kayak perangko. Bener ya kata orang. Kalo seseorang udah di mabuk cinta, maka dunia serasa milik berdua, yang lain ngontrak," ucap Mitha yang sudah jengah melihat kemesraan Dira dan Fadli. Firman yang duduk di samping Mitha mendelik. "Kan ada saya. Sini, kalo mau cium-cium kayak mereka. Saya ikhlas lahir batin di cium kamu," ucapnya sembari mencolek tangan Mitha dengan genit. "Ew, ogah! Bibir gue masih perawan, belom pernah nyosor sana nyosor sini. Bibir gue khusus, buat suami gue nanti," kata Mitha. Ia menepis kasar tangan Firman yang tak berhenti mencolek-colek tan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN