Burj Khalifa Cecilia menatap jengah pria m***m yang tidak berkedip melihatnya menggenakan gaun tidur. Setelah acara dinner tadi, mereka langsung kembali ke dalam hotel. Mereka harus segera beristirahat, karena besok harus menghadiri tender proyek dan mengurus pekerjaan pria itu di kantor cabangnya. Devan sudah merebahkan dirinya di atas kasur menunggu bantal kesukaannya datang, manik hijau kebiruan itu terkunci pada tubuh seksi wanita ceroboh yang baru saja keluar dari kamar mandi. "Apa kau tidak pernah melihat tunanganmu menggunakan gaun tidur, Dev?" Tanya Cecilia, karena sejak tadi tatapan pria itu tak lepas sedikitpun darinya. Dalam hati ia mengutuk Sandra, karena memasukkan gaun tidur yang sangat terbuka ke dalam kopernya. Tidak ada yang bisa ia lakukan selain memakainya meskipun ha

