BAB 38

1152 Kata

Ya lah, seharusnya dia sendiri yang mengatakan kepadanya dan menolak tawarannya untuk mencicipi minuman kopi tadi. Tapi, entah kenapa aku tidak tega untuk menolaknya. Takut Rena akan kecewa nanti. Jadi, aku harus menanggung akibatnya. Hati kecil El berbisik. Ia merasa kasihan melihat ekspresi bersalah perempuan itu. "Kenapa kamu minum kopi itu juga? Seharusnya kamu bilang padaku kalau kamu tidak boleh minum kopi langsung," kata Rena sambil menghela nafas. Tangannya masih terus mengusap-usap kepala El sambil berdoa agar El segera sembuh. "Saya juga ingin minum, sedikit saja penasaran dengan rasanya. Aku tidak menyangka akan menjadi seperti ini," jawab El sambil tersenyum pahit. Dia menatap Rena dengan penuh kasih sayang. Ternyata dia sangat mengkhawatirkanku. Aku rela sakit kalau seperti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN