BAB 26

1067 Kata

El hanya tertawa mendengar pertanyaan Hafis. Di rumah, Rena tidak menyentuh El sedikit pun. Apalagi ingin mendekatinya. Rena juga jarang bercanda dengan El. Sesekali ia akan tertawa atau tersenyum jika El mengganggunya. Selebihnya, ia lebih nyaman bercakap-cakap biasa dengan El. Atau lebih tepatnya, mengobrol seperlunya saja. "Ah, sudah lah, aku balik pulang saja kalau begitu. Kalau gak ada yang butuh bantuanku, buat apa aku berlama-lama di sini," gumam Rena perlahan. Kemudian, ia bangkit dari tempat duduknya. Rena merasa sebal dengn mereka berdua. "Naaa... Jangan merajuk. abang bukannya tidak mau. Abang cuma nggak mau merepotkan adik abang tersayang ini. Toh, abang sudah baik-baik saja, sudah bisa jalan sendiri. Hanya ada luka kecil di tangan," Hafis mencoba membujuk Rena yang merajuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN