Twenty One | Having Fun

2347 Kata

Sejak sampai di apartemen Nadin, Vera seakan tak mau duduk. Wanita itu terus melihat sekelilingnya, seolah berdecak kagum karena dengan baiknya Wisnu memberikan unit apartemen itu dengan cuma-cuma pada Nadin. “Lo bisa duduk nggak, sih? Pusing gue liat lo mondar-mandir.” Vera sudah akan kembali membuka pintu balkon milik Nadin, tetapi tertahan saat Nadin menyinggungnya.. Padahal ia sudah keluar masuk balkon lebih dari tiga kali. “Nggak bisa. Gue juga mau dong dikasih apartemen sama Pak Wisnu.” “Dikasih matamu. Lo masih belum ngerti juga ya?” Vera menggeleng, sedangkan Nadin menggeleng pasrah. “Ya gue tahu kalau Pak Wisnu kasih ini buat ngunci lo di Malang. Kalau lo balik ke pusat, pasti apartemen ini juga diambil lagi. Tapi, kan, ya lumayan banget lah, ya. Ini bagus banget loh, Nad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN