Angin sejuknya menerpa masuk ke dalam ruangan begitu Wira membuka pintu balkonnya. Langkah kakinya ringan mendekat menuju tepi balkon Ia memejamkan matanya sambil terus menghirup segarnya udara pagi hari. Ia memandang ke arah langit. Langitnya masih berwarna hijau kebiruan. Matahari masih jauh menampakkan diri, sementara sang bulan masih menyisakan sedikit bayangnya. Wira ingat jika dulu ia sering sekali menikmati waktu pergantian hari bersama seseorang di masa kecilnya. 23 tahun yang lalu. Tepat di depan rumah Wira, ada halaman yang luasnya sekitar 60 m². dulu, pernah ada anak tetangganya yang sering kali menemani Wira duduk di halaman rumahnya. Ketika kedua orangtua mereka meminta mereka untuk sarapan, mereka asyik bermain sampai dengan matahari terbit. Wira tersenyum simpul tanpa sa

