Bab 14. Tak Bisa Bicara

1413 Kata

*** Menjadi seorang pengajar menjadi impianku sejak dulu. Diterima di salah satu Madrasah yang cukup populer membuatku sangat bersyukur. Namun, juga membuatku kadang sangat takut karena aku hanya guru yang memiliki latar belakang pendidikan tamatan Sekolah Menengah Atas. Aku takut suatu hari hal itu bisa membuatku dikeluarkan dari tempat ini, tapi syukurlah pendidikan nyatanya tak menghalangiku untuk terus berada di sini. Rupanya aku dibutuhkan. Tenagaku, ilmu yang kumiliki dibutuhkan di tempat ini. Kepala sekolah baru saja mengabari bahwa kontrakku di perpanjang. Aku masih diberi kesempatan untuk tetap mengajar di tempat ini sebagai seorang guru honorer. Aku sungguh senang, tetapi aku sedikit khawatir sebab Kepala sekolah menanyakan perihal statusku. Beliau meminta agar aku jujur saja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN