eps 17 bertanggung jawab

5000 Kata
" Hani siapin Makan ya kak " ucao Hani " em terima kasih Hani, kakak ganti baju dulu ya " ucao Sam Hani menunu daour menyiapkan makan untuk samudera. sate yang dia beki tadi masih banyak. dia menyiapkan untuk di makan samudera. " non Hani, tidur saja! biar mbak tri yang siapin makan buat den Sam " ucap mbk tri " nggak papa mbk, Hani pengen siapin makan untuk kak sam, mbak tri pulang saja nggak papa " ucap Hani " mbk tunggu den sam turun dulu non baru mbk pulang " jawab mbk tri " baiklah " ucap Hani. Tak lama Samudera turun dan munuju ruang makan. mbk tri berpamit untuk pulang pada sam dan Hani. Hani menemani kakak nya makan sambil meminum s**u hangat. dia juga membuatkan s**u untuk samudera. mereka juga sambil mengbrol dan bercanda. // ke esokan Hari nya. di sekolah Hani sedang berada di kantin bersama rere, lili dan mika. mereka sedang makan snack bersama sambil mengobrol. " rere, si Rengga dah balik ke luar kota ? " tanya lili " belum, dia masih di sini. nanti malam dia baru balik keluar kota " jawab rere " wah pulang sekolah langsung pergi kencan donk " ucap lili " haha iya, nanti dia yang akan jemput aku pulang sekolah lalu langsung pergi kencan " ucap rwre dengan wajah sumringah " kamu kok betah sih re LDR an " ucap lili " ya mau gimana lagi li, sebenarnya juga awal awal LDR aku sebel banget gitu, tapi sekarang kayak udah terbiasa. kita selalu kontak an selalu berkirim pesan " jelas rere " kalau kamu sudah lulus nanti, pasti kamu nyusulin dia dan berkuliah di kampus yang sama. ya kan re? " tanya Hani " entahlah, mama aku disuruh kuliah di kota tempat tinggal papa ku " jawab rere " di luar negri dong " ucap mika " ya begitu kata mama ku. tapi aku belom mengiyakan. masih lama juga " ucap rere " saat kita sudah lulus SMA nanti, walau kita berada di kampus yang berbeda atau bahkan tinggal di beda kota kita harus tetep saling kontak ya " ucap Hani " pasti Hani, kita harus selalu rukun " ucap lili " kamu dah kepikiran mau kuliah di mana Hani ? " tanya mika " em, aku ingin tinggal bersama mama dan papa ku. jadi aku akan cari kampus di kota tempat tinggal papa mama ku " ucap Hani " pasti rere dan Hani sangat kesepian jauh dari orang tua " ucap lili " aku cuma LDR sama papa ku li, mama ku hanya sesekali dalam se bulan mengunjungi papa. lebih sering disini sama aku " jelas rere " mika sudah ada kepikiran mau kuliah dimana ? " tanya Hani pada mika " emm masih belom Hani, jika aku dapat kesempatan berkuliah aku ingin melakukannya sambil bekerja " jawab mika " eemmm mika itu pasti akan berat " ucap rere " mau gimana lagi re, aku gak mau membebankan biaya kuliah pada orang tua ku yang penghasilannya pas pas an, aku harus berusaha sendiri juga " jelas mika " semangat ya mika, kamu pasti bisa. kamu pintar pasti gampang mendapatkan beasiawa " ucap Hani " iya Hani trimakasih " jawab mika tiba tiba riko datang dan duduk di sebelah Hani " Hani, lama sekali aku tak melihatmu " ucap riko " eh kak riko " Hani kaget melihat riko sudah ada di sebelah nya " kok kaget gitu sih liat gue Han " ucap riko " kak riko ngapain kesini? " tanya Hani " ya pengen ketemu kamu lah Hani " jawab riko " mending kak riko pergi sebelum pacar kak riko datang " ucap Hani " dia tak akan tau aku disini " ucap riko " Hani nggak mau ya, nanti pacar kakak bilang Hani godain kakak " ucap Hani dengan ekspresi sebal " sudahlah Hani jangan dengerin dia, dia emang gitu kalau cemburu " ucap riko " ya sudah Hani aja yang pergi, yuk gaes kita pergi dari sini " ucap Hani lalu berdiri " loh Hani mau kemana? " tanya riko " balik ke kelas aja lah " jawab Hani " jangan ke kelas dulu Hani, belom selesai waktu istirahat nya " ucap riko lalu menghadang Hani agar tak pergi dari sana " minggir Kak! Hani mau lewat " ucap Hani " nggak, loe gak boleh kemana kemana " ucap riko " Kak riko jangan resek deh, biarin Hani pergi sama kita " celetuk rere " ehh loe kalau mau pergi pergi aja, tapi Hani biar tetap disini " ucap riko " kak riko please jangan seperti ini ! " ucap Hani " aku ingin ngobrol dengan mu Hani, em bagaimana kalau malam minggu besok kita jalan " ucap riko " gak mau " jawab Hani " ayolah Hani yaa mau yaa ! " ucap riko memaksa " kak riko minggir Hani mau pergi " ucap Hani " gue izinin loe pergi, tapi loe jalan sama gue waktu malam minggu. gimana ? " ucap riko " hani sudah gak mau kak riko, jangan memaksa " ucap Hani " loe harus mau " ucap riko Riko tetap menghalangi Hani yang ingin pergi dari sana. mika dan lili tak berani melawan riko. rere sesekali membantu Hani tapi riko benar benar tak memberi Hani jalan. " loe masih aja gangguin Hani " ucap Rafka mendekati posisi Hani dan riko berdiri " loe lagi loe lagi. loe selalu muncul saat gue ingin bersama Hani " ucap riko " pukulan waktu itu nggak membuat loe kapok ya " ucap Rafka " eh jangan loe fikir waktu itu loe menang ya, gue hanya nggak siap aja waktu itu " ucap riko membela diri " lali apa sekarang loe siap ? " tanya Rafka " Rafka , Rafka jangan ribut ya ! jangan main k*******n ! " ucap Hani " dia mengganggumu Hani " ucap Rafka " udah Raf, beri pelajaran aja biar kapok " ucap rere " rere kok malah ngompor ngomporin sih " ucap Hani " biar dia tau rasa " gumam rere " kak riko mending minggir ya, supaya tak ada keributan. biarin Hani pergi " ucap Hani " nggak Hani, loe harus bilang mau pergi malem mingguan bareng gue dulu. baru gue izinin loe pergi " ucap riko " apa loe bilang ? loe maksa Hani pergi malam minggu, biadab loe .... buuuuuuggghhhh " satu tonjokan dari Rafka mendarat di pipi riko " Rafka Rafka sudah Rafka jangan gini " ucap Hani " s****n loe, " ucap riko. dia membalas tonjokan Rafka mengenai pipi Rafka sebelah kiri karena Rafka tak sempat menghindar " auuuu, kak riko, Rafka please berhenti ya " Hani mencoba melerai riko dan Rafka " nggak Hani gue harus beri dia pelajaran " ucap Rafka lalu mendendang kaki riko " rere gimana ini mereka berantem re " ucap Hani " tunggu riko bonyok dulu Hani, baru ku panggilkan guru BK " ucap rere " rere, iya kalau riko yang bonyok, Rafka juga pasti kenak pukul re " ucap Hani " wajarlah Hani namanya berantem. " ucap rere buuukkk, buuukkk,, braaakkkk,... buuuk,.,. brakkk. berantem lah riko dan Rafka. membuat beberapa kursi dan meja yang ada dikantin jadi rusak. Hani terus berusaha berteriak teriak supaya Rafka dan riko berhenti . Hani ingin mendekat menahan Rafka Tapi Hani ditahan oleh rere. rere takut malah Hani yang kena pukul. siswa sisiwi yang lain malah hanya menonton tak ada yang melerai. ilham datang bersama johan. langsung menghentika perkelahian riko dan Rafka. Rafka di tahan oleh ilham dan riko ditahan oleh johan. riko tampak terluka banyak dan sangat berantakan. " stop Raf, dia bisa mati kalau loe trus trus an mukul dia " ucap ilham " dia b******k ham, dia gangguin Hani terus " ucap Rafka " ada apa ini ribut ribut ? " seorang guru BK datang ke kantin melihat riko dan Rafka sudah berhenti berkelahi " kenapa kamu riko,? sampai bonyok seperti ini ? " tanya guru BK itu " dia mukul duluan bu " ucap riko " Rafka, kamu anak pindahan itu kan ? kenapakamu memukul nya ? " tanya sang guru BK " dia selalu mengganggu Hani " jawab Rafka " ehh emang apa urusan loe kalau gue ganggu Hani, loe bukan siapa siapa dia. jadi nggak usah ikut campur " ucap riko " Hani pacar gue, jadi berhenti ganggu Hani " ucap Rafla lantang perkataan Rafka sontak membuat siswa siswi disana melongo. ternyata dugaan mereka tentang Hani dan Rafka berpacarab benar. mereka hanya menduga duga waktu itu, sekarang mereka mendengar sendiri dari mulut Rafka. " sudah sudah berhenti berdebat. johan ilham bawa mereka berdua ke ruang BK !, dan Hani ikut saya ya " ucap guru BK itu " iya Bu " jawab Hani " Hani kamu mau aku temenin ? " tanya rere lirih " nggak usah re, kamuke kelas aja ya ! " jawab Hani " yakin ? " " iyaa re, " ucap Hani Hani mengikuti guru BK menuju ruang BK. begitu juga Rafka dan riko. ilham dan johan memutuskan untuk kembali ke kelas setelah mengantar riko dan Rafka. " Rafka bakal dapet hukuman berat ini ham " ucap johan " huhhh mau gimana lagi, Rafka pasti tak suka melihat cewe nya di ganggu oleh Riko " ucap ilham " iya sih, tapi riko bener bener bonyok muka nya, belom luka ditangannya " ucap johan " salah sendiri bikin Rafka emosi " ucap ilham Hani , Rafka, riko berada di ruang BK bersama guru BK. sang guru meminta penjelasan dari Hani apa yang terjadi. Hani menjelas kan dengan detail apa yang terjadi. Hani juga tak membela Rafka meskipun Rafka kekasih nya. " Kalian berdua Harus dihukum " ucap guru BK " tapi bu, dia yang mukul saya duluan. kenapa saya juga harua dihukum " ucap riko " kamu juga memukul nya riko " ucap sang guru " tapi luka saya lebih banyak bu " ucap riko " saya akan bertanggung jawab atas apa yang saya lakukan " ucap Rafka " saya senang mendengar perkataan mu Rafka. dengan ini berarti kamu menerima hukuman yang saya berikan " ucap sang guru " iya " ucap Rafka sang guru menjelaskan hukuman apa yang harus dilakukan Rafka dan riko. Riko masih saja menolak. tapi sang guru mengancam kalau dia tak mengerjakan hukumannya, hukumannya akan ditambah. Hani menunggu Rafka di depan Ruang BK. karena Hani tadi disuruh keluar dulu oleh guru BK. " Rafka lama banget di dalem " gumam Hani " Hani kamu ngapain disini ? " tanya Rafka yang barusan keluar dari ruang BK " Rafka, aku menunggu mu. ayo kita ke UKS, kita obati dulu luka mu " ucap Hani " aku nggak papa Hani " ucap Rafka " tapi pipi kamu memar, dan ini tangan mu tergores. ayok kita ke UKS dulu " Hani langsung menarik Tangan Rafka dan berjalan menuju UKS sampai di UKS Hani langsung mengambil kotak P3K, membersihkan luka Rafka dan mengoleskan obat. Rafka hanya terluka goresan sedikit di bagian lengan tanganya dan memar di pipi bagian atas. Hani mengompres pipi Rafka Yang terlihat lebam. " Hanindya Maafkan aku " ucap Rafka Hani menatap Rafka dalam. " Rafka jangan lakukan ini lagi ! " ucap Hani " iya Hani, tapi kalau ada anak b******k kayak riko aku nggak bisa tahan emosi Hani " ucap Rafka " berusahalah Rafka, berusaha mengendalikan emosi. tak semua masalah bisa diselesaikan dengan berkelahi " ucap Hani " Maaf kan aku Hani " ucap Rafka " kamu nggak perlu minta maaf, aku berterima kasih padamu karena kamu selalu ada untukku " ucap Hani " aku sudah berjanji akan melindungi mu Hani " ucap Rafka " terimakasih " jawab Hani Rafka sudah selesai diobati oleh Hani. mereka berdua akan kembali ke kelas. saat mau keluar dari UKS mereka berpapasan dengan riko dan karin. karin mendengar dari teman sekelas nya bahwa riko di ruang BK jadi karin menyusul riko. karin melihat luka lebam riko dimuka dan di tangan cukup banyak, jadi mengajak nya ke UKS. " eh loe Hani, ni gara gara loe ya riko jadi kayak gini " ucap karin " maafin Hani kak, tapi kak riko yang salah sudah gabgguin Hani " ucap Hani membela diri " Hani kenapa kamu minta maaf, seharusnya riko yang minta maaf padamu " ucap Rafka " sudah karin, kita masuk ke UKS saja " ucap riko terlihat kesakitan " karin nama loe, gue saranin jaga pacar loe ini jangan sampai ganggu pacar gue lagi. kalau gak mau punya luka lebih parah dari ini " ucap Rafka pada Karin karin hanya melengos dan masuk ke dalam UKS bersama Riko. Rafka dan Hani berjalan menuju kelas. " emm Hani, nanti aku tak bisa mengantarmu pulang sekolah " ucap Rafka " loh kenapa Raf ? " tanya Hani " aku harus bertanggung jawab Hani, aku harus mengerjakan hukuman ku " ucap Rafka " hukuman apa yang diberikan guru BK pada mu Raf ? " tanya Hani " aku harus membersihkan semua kamar mandi di sekolah ini, dan juga mengecat ulang lapangan basket " jawab Rafka " haha sebanyak itu Raf, apa riko juga dihukum sama sepertimu ? " tanya Hani " tentu saja itu juga berlaku untuk riko Hani " jawab Rafka " jangan berantem lagi ya Raf " ucap Hani " aku akan menelfon kak sam supaya menjemputmu pulang sekolah " ucap Rafka " nggak usah Rafka, aku akan hubungi kak sam sendiri " ucap Hani " segera kasih tau kakak mu ! " ucap Rafka " iya Raf " jawab Hani Rafka dan Hani kembali ke dalam kelas. kelas sedang jam kosong tak ada guru. saat Rafka dan Hani masuk kelas ilham dan rere langsung menyambut Rafka dan Hani. labgsung menyakan bagaimana hasil sidang BK dan apa Rafka sudah diobati. johan dan roni pun juga mendekat pada bangku Hani dan Rafka. beberapa siswa siswi lain juga mendekat menanyakan apakah Rafka baik baik saja. kini sekarang sebagian besar siswa siswi SMA Garuda sudah tau Hani dan Rafka pacaran. berita seperti itu akan cepat menyebar. cewe cewe yang ngefans sama Rafka jadi agak kecewa karena Rafka sudah punya pacar. tapi mereka masih tetap suka dan kagum melihat ketampanan Rafka. bell pulang sekolah berbunyi, Hani memasukkan buku nya ke dalam tas. " Hani sudah hubungi kak sam ? " tanya Rafka " sudah Raf, kak sam bilang akan jemput " jawab Hani " ya sudah yuk ku antar ke depan " ucap Rafka " emm Rafka aku temani kamu disini saja ya, kamu dihukum karena aku masak aku pulan gitu aja " ucap Hani " gak usah Hani, ada riko disini aku gak mau di godain kamu lagi " ucap Rafka " biar aku yang temani Rafka Hani " ucap ilham " oh ya kamu mau, makasih ya Ham " ucap hani " yuk kuantar ke depan Hani, aku harus memastikan mu pulang bersama kak Sam " ucap Rafka " iya Raf " jawab Hani Hani dan Rafka berjalan keluar sekolah menuju gerbang utama sekolah. mobil Samudera sudah terparkir di depan sekolah Hani. " itu kak Sam " ucap Hani lalu berjalan mendekati mobil itu " Hai kak " hani menyapa samudera " ayo masuk Hani " ucap Sam Rafka membukakan pintu untuk Hani. " hati hati ya kak , maaf hari ini aku taj bisa mengantar Hani pulang " ucap Rafka " iya gak papa Raf, ya sudah kita pulang dulu ya " ucap Samudera " iya " jawab sam " see you Rafka " ucap Hani Rafka tersenyum melihat Hani. sam melajukan mobil miliknya. dan Rafka kembali ke dalam sekolah. dia harus membersihkan semua toilet di sekolah ini hari ini. dan besok sepulang sekolah dia akan mengecat lapangan basket. riko juga berada disana bersama anak buah nya, riko tak mengerjakan hukumannya malah memerintah kan anak buah nya untuk menggantikannya. Rafka sungguh sungguh mengerjakan hukumannya. ini bukan kali pertama nya dihukum, disekolah sebelumnya dia cukup sering terkena hukuman. tapi dia memang sangat bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan. diperjalanan pulang Hani menjelaskan pada Sam perihal Rafka yang tak bisa mengantar nya pulang. samudera malah ketawa terbahak bahak saat Hani bercerita Rafka memukul kakak kelas dan sekarang dihukum bersihin toilet sekolah. " kok kak sam malah ketawa sih " ucap Hani " kaka makin suka sama Rafka, dia benar benar melindungi mu " ucap Sam " lalu kenapa Kakak tertawa? " tanya Hani " kakak ingin tahu kakak kelas mu yang babak belur dipukul sam " ucap sam " kasian juga tau kak kak riko, muka nya penuh lebam dan tangannya banyak luka goresan " jelas Hani samudera sudah mengetahui kalau Rafka bisa pencak silat. sama seperti samudera. samudera juga bisa pencak silat. Sam tau karena kapan Hari saat mengobrol dengan Rafka tak sengaja Sam membahas pencak silat. dan Rafka nyambung. " Hani kamu mau beli makanan atau jajanan ? " tanya sam " emm nggak usah kak, Hani mau makan masakan mbk tri aja " ucap Hani " oke kita makan bersama " ucap Sam " kakak nggak ada kuliah hari ini ? " tanya Hani " cuma ada satu mata kuliah hari ini, dan dosen nya sedang tak bisa Hadir " jawab samudera " ohh gitu, jadi sore sampai malam kakak free dong " ucap Hani " iya Hani " jawab Sam " Hani jadi ada temen dirumah " ucap Hani " tapi nanti malam beberapa teman kakak mau main ke rumah " ucap sam " ya nggak papa dong kak, kan rumah jadi Rame " ucap Hani " iya sih " ucap Sam " kakak gamau mampir dulu buat beli beberapa snack dan minuman ? " tanya Hani " nggak usah, dirumah ada kopi. teman teman kakak suka kopi, soal makanan nanti aja delivery " jawab Sam Hani dan sam sudah sampai dirumah. sam meminta mabk tri untuk menyiapkan makanan untuk nya dan Hani. Hani sedang berganti pakaian dikamar nya. Hani juga mengirim pesan pada Rafka agar jangan lupa makan. Hani kagum melihat Rafka mau bertanggung jawab atas hukumannya. ini menunjukan bahwa Rafka memang tipe orang yang bertanggung jawab. --- Ilham membelikan roti dan juga air minum untuk Rafka. " thanks bro " ucap Rafka " sama sama " jawab ilham " loe pulang aja deh, gue bentar lagi juga selesai " ucap Rafka " gue tungguin sampe loe seleasai Raf " jawab ilham " apaan sih gue gak tak takut sendirian disini " ucap Rafka " gue bukan nemenin loe karena loe takut atau enggak, karena disini masih ada riko dan anak buah nya, gue takut mereka buat loe emosi lagi dan loe hajar dia lagi " jelas ilham " hahaha dia gak akan mancing sekarang, karena badannya pasti sakit semua " ucap Rafka " jangan loe ulangi lagi Raf ! untung aja nggak ada luka dalam loo atau patah tulang " ucap ilham " gue emang hanya memberi nya pukulan di bagian buka vital. gue hanya ingin memberi nya pelajaran " jelas Rafka Rafka kembali membersihkan kamar mandi. riko tak sekalipun memancing amarah Rafka. dia hanya memerintah anak buah nya untuk cepat menyelesaikan hukuman itu. selesai membersihkan toilet Rafka dan ilham langsung menuju area parkir. hari sudah agak sore, Rafka ingin langsung pulang dan mandi karena bekerja keras tentu saja badan nya dipenuhi keringat. ilham juga akan langsung pulang kerumah nya. -_ " Rafka kenapa barung pulang ? " tanya sang nenek yang mengetahui kedatangan Rafka " Rafka habis ngejalanin hukuman bersihin toilet di sekolah nek " jawab Rafka lalu duduk di samping nenek nya " di hukum ? kamu bikin bonyok anak orang lagi ? " tanya sang nenek spontan " hehehe, nanti Rafka ceritain ya nek. Rafka mandi dulu! lengket banget badan Rafka " ucap Rafka lalu pergi ke kamar nya " anak siapa lagi yang di bikin bonyok , " gumam sang nenek selesai mandi Rafka mengirim pesan pada Hani, memberitahu Hani bahwa dia sudah pulang. lalu Rafka turun ke bawah duduk bersama sang nenek di depan TV. " makan sana, kamu tadi siang pasti tidak makan " ucap Sang nenek pada Rafka " nanti aja nek " jawab Rafka " jelasin sama nenek kenapa kamu dihukum ? anak siapa yang kamu bikin bonyok ? " tanya sang nenek " jadi tadi tuh ada kakak kelas yang gangguin Hani nek, sering banget gangguin Hani. sebelom ini Rafka sudah pernah memukul nya sekali. tapi waktu itu tak berlanjut. nah tadi Rafka dibuat emosi sama dia. masak dia godain maksa maksa hani buat jalan sama dia di depan Rafka nek. Rafka kan jadi emosi " jelas Rafka " trus kamu mukulin dia ? " tanya sang nenek " hehehehe ya emang Rafka yang mulai mukul duluan, Rafka dah gamau mukul lagi, tapi dia balik mukul Rafka. ya udah Rafka tonjok in dia, dia melawan nek. tapi tenang nek, gak ada luka yang serius kok, cuma lebam dan lecet lecet aja " jelas Rafka " nenek sudah bilang jangan menggunakan k*******n Rafka. tapi kenapa kamu tak mendengarkan nenek? " ucap sang nenek " maafin Rafka nek ! " ucap Rafka " jadi nenek dipanggil ke sekolah atau tidak ? " tanya sang nenek " heheheh ini nek surat nya " Rafka menyodorkan surat panggilan untuk wali Rafka " semoga ini nggak terulang lagi Rafka. kalau mau mukul anak orang jangan disekolah. kamu baru pindah ke sekolah ini jangan banyak buat masalah, fokuslah belajar ! " ucap nenek " iya nek, maafin Rafka ya nek ! " ucap Rafka -__ Hari sudah berganti malam. Hani sedang makan ditemani mbk tri dan samudera. " temen kakak jadi kesini ? " tanya Hani " jadi lah, mereka sudah di jalan " jawab sam " oh iya mbk tri nanti habis bikin kopi temen temen ku, mbk tri langsung pulang aja nggak papa " ucap Sam pada mbk tri " iya den " jawab mbak tri selesai makan Hani pergi ke kamar mengambil buku dan laptop nilik nya untuk belajar di balkon. Hani melihat ponsel milik nya ada pesan masuk dari Rafka. " Hanindya, lagi apa ? sudah makan ? " isi pesan Rafka " barusan selesai makan Raf, ini lagi di balkon mau belajar. Rafka sudah makan ? " balas Hani " aku juga barusan selesai makan, ya sudah kamu belajar dulu nanti kalau sudah selesai chat aku ya " balas Sam " kamu juga harus belajar ya Raf ! " balas Hani " iya Hani " saat Hani akan memulai belajar nya, Sam datang menghampiri nya. " Hani bantu mbak tri nyiapin kopi buat temen temen kakak sebentar aja " ucap Sam " temen temen kakak sudah datang ? " tanya Hani " sudah barusan " jawab Sam " ya udah Hani ke dapur bantuin mbak tri " ucap Hani " oo iya bantuin mbk tri bawa in ke teras samping rumah sekalian ya ! " ucap Sam " iya Kak " jawab Hani. Hani turun ke dapur, membantu mbak tri menyiap kan kopi. " non biar mbak tri aja yabg bikin kopi nya, non siapin jus jeruk aja " ucap mbk tri " loo udah ngopi masak masih jus juga mbk " ucap Hani " ada temen cewe juga non, kata den Sam suruh siapin jus jeruk " jawab mbk tri " owh, ada banyak temen kakak mbk ? " tanya Hani " 8 orang non, bibi cuma kenal sama mas dika " jawab mbak tri " owh " Hani dan mbak tri sudah selesai membuat kopi dan jus jeruk. lalu Hani juga membawakan nya ke teras samping. " wah kopi nya sudah datang, trimakasih Hani " ucap Dika pada Hani. dika memang sudah mengenal Hani karena sudah sering datang ke rumah. " iya bang, silahkan si minum " ucap Hani " hai Hani kamu ingat padaku ? " tanya salah satu teman cewe samudera " emmmm, kakak yang waktu itu ketemu di tempat makan ya " jawab Hani " iyaa Hani " jawab cewe itu " kak ghea kan ya " ucap Hani " wah kamu masih ingat " jawab ghea " seneng bisa ketemu kakak lagi, gimana kabar kakak ? " tanya Hani pada ghea " baik Hani, kamu gimana ? sekolah lancar ? " tanya ghea " em baik juga kak, sekolah juga lancar " jawab Hani " Hani kembalilah ke atas! tadi kamu sedang belajar " ucap Sam " emm iya kak " jawab Hani. lalu kembali ke balkon untuk belajar. tapi sampai di balkon Hani berfikir dia tak akan konsen dengan suara ramai dari teman teman kakak nya. jadi Hani memustuskan masuk ke dalam kamar nya. satu jam berlalu Hani mulai menguap. dia merasa ngantuk. dan menyudah i belajar nya. " Hani , tok tok tok " terdengar suara Sam dari luar kamar Hani " iya Kak masuk " ucap Hani " kamu masih belajar ? " tanya sam sambil berjalan masuk ke dalam kamar Hani " ini udah selesai kak, ada apa ? " jawab Hani " nih kakak tadi delivery makanan, kakak beliin burger buat kamu " Sam menyodorkan burger untuk Hani " aa terimakasih kakak " " ucap Hani dengan ekspresi bahagia " ada pizza juga di bawah, apa kamu mau ? " tanya Sam " enggak usah kak, Hani nggak suka pizza . ini aja cukup " jawab Hani " ya sudah buruan di makan lalu tidurlah " ucap Sam " iya kak " jawab Hani " ya sudah kakak balik ke bawah dulu " ucap Sam " emm kak Sam, kak ghea cantik ya " ucap Hani " ya cantik lah kan cewe " ucap Sam " kak gak ada gitu rasa suka apa gimana ke kak ghea? " tanya Hani " apaan sih, kakak tuh temenan sama ghea. temen kampus dulu. dan juga temen muncak " jawab Sam " ya kan kak ghea cantik, baik juga. masak sih kakak gak naksir " ucap Hani " sudah lah buruan makan burger milikmu " ucap Sam " kakak kok mengalihkan pembicaraan, wahh jangan jangan kakak diam diam suka ya sama kak ghea. tapi kakak malu buat jawab " ucap Hani " enggak Hani, kakak anggao ghea sebagai teman. udah gitu aja " ucap Sam " kak ghea sudah punya pacar ? " tanya Hani " entah lah, sepertinya dia nggak punya. " jawab Sam " udah kak gebet aja, Hani jamin kaka ghea cocok buat kakak " ucap Hani " apaan sih Hani, " ucap sam sambil senyum senyum tipis " emm kakak ih jual mahal " ucap Hani " udah ah kakak mau kebawah " ucap sam lalu pergi ke luar kamar Hani Hani membuka bungkusan burger miliknya. " waow kelihatannya enak sekali " gumam Hani ponsel milik Hani berbunyi tanda telepon masuk. Hani melihat nya dan itu Rafka yang menelponya. " panggilan viedo " gumam Hani Hani meletakkan ponsel nya dalam posisi berdiri diatas meja disandarkan pada laptop nya. " Hallo Rafka " jawab Hani sambil melambaikan tangan pada pada ponsel nya " Hani, sudah selesai belajar nya ? " tanya Rafka " sudah barusan " jawab Hani " kamu sedang apa Hani " tanya Rafka " Hani makan burger nih Rafka mau? hehehehe " jawab Hani " malam malam gini masih aja nyemil Hani ntar gendut loh hajanan " ucap Rafka lalu tertawa " di beliin kak Sam Raf. kalau Hani gendut Rafka masih suka nggak Ya sama Hani ? " ucap Hani " lah kenapa jadi nanya gini " ucap Rafka " Rafka takut Hani gendut ya ! " ucap Hani " em enggak, kayaknya kamu gak bisa gendut " ucap Rafka " kalau Hani bisa gendut gimana ? " tanya Hani " ya nggak gimana gimana Hani " jawab Rafka " Rafka masih suka nggak sama Hani ? " tanya Hani sambil terus memakan burger miliknya " em suka gak yaa " ucap Rafka menggoda Hani " em Rafka gak suka ya Hani gendut, " ucap Hani dengan ekspresi sedikit muram " Hani, Rafka itu tulus sama Hani " ucap Rafka " oh ya ? " tanya Hani " nggak percaya ? " Rafka kembali bertanya " hehehehe, Rafka lagi ngapain ? " tanya Hani " lagi main gitar di Rooftop, masak Gak kelihatan " jawab Rafka " wah pasti enak donk suasanya kalau malam gini " ucap Hani " tentu Hani, kapan kapan main kesini lah kerumah ku ya ! " ucap Rafka " iya Raf, eh iya dibawah lagi ada temen temen kak sam Raf, jadi Rame banget " ucap Hani " oo jadi ada tamu " ucap Rafka " iya temen temen kak sam datang, " ucap Hani " ada yang kamu kenal ? " tanya Rafka " Hani hanya kenal dengan bang dika, temen kak sam sejak SMA , eh ada salah satu cewe di bawah yang cocok banget sama kak Sam Raf " jawab Hani " pacar kak Sam ? " tanya Rafka pada Hani " bukan Raf, kak sam jomblo. udah sekitar 2,5 tahun. cewe ini namanya kak ghea. aku kenal waktu kapan hari pergi mampir makan sama kak Sam dan ketemu lah sama kak ghea lalu berkenalan " jelas Hani " ohh jadi kak Sam jomblo " ucap Rafka " dulu kaka Sam waktu SMA juga punya pacar Raf, sekitar 3,5 lamanya lalu mereka putus waktu suda berkuliah. makanya aku pengen banget kak Sam deketin Kak ghea karena menurutku kak ghea pasti cocok sama kak Sam " jelas Hani " pacaran sudah segitu lama putus Han? kenapa bisa putus ? " tanya Rafka " emm gak tau Raf, kak sam Gak pernah cerita. aku juga dah gak denger lagi kabar dari kak jihan mantan kak Sam " jawab Hani " owh gitu ya, mungkin kak sam elom move on makanya milih jomblo Han " ucap Rafka " masak sih Raf , ? kak sam gak pernah cerita soal perasaan nya. apa lagi setelah putus dari kak jihan, kak sam malah seperti memilih jomblo gitu Raf " ucap Hani " sudahlah biarin Kak sam menentukan pilihannya sendiri Hani. Kak sam itu orang yang sangat baik, pasti dapt pacar yang baik pula " ucap Rafka " iya Raf " ucap hani " belom selesai makan burger nya ? " tanya Rafka " sudah nih , sudah Habis " jawab Hani
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN