“Kita akan memikirkan cara mengembalikan suaranya. Jangan terlalu menyalahkan dirimu.” Cloud hanya diam. “Tapi setelah dipikir-pikir lagi ini salahmu. Jadi kau di sini dan jaga dia. Ayo kita keluar Mr. Oarsmane!” ujar Mr. Strengthen. “Baik,” sahut Mr. Oarsmane. Setelah kepergian dua vampir itu, Cloud melirik ke arah dua NS yang nampak enggan untuk meinggalkan ruangan di mana Bell masih memejamkan mata. “Kalian bisa pergi dan beristirahat,” ujar Cloud datar. “Ka-kami akan pergi.” Merige agak salah tingkah. “Ayo, Rinna!” Rinna nampak enggan bangkit dari kursinya. “Rinna?” “Ini salah saya,” ujar Rinna tiba-tiba. “Apa maksudmu?” tanya Cloud. “Bell, dia penasaran dengan NS Tuan Cloud sebelumnya. Karena kami tidak tahu dan tidak mungkin bertanya pada Tuan, saya menyarankan Bell untuk

