Dua hari aku dan bayiku di rumah sakit. Hari ini setelah nanti mengurus administrasi, aku sudah diperbolehkan untuk pulang. Oma Mayang ingin menjemputku. Tapi, Bara yang ingin mengantarku. Santi dan Bi Nur juga masih menemani. Masih belum percaya, ada sosok mungil dalam dekapanku sekarang. Jariku membelai lembut pipi merah bayi yang sedang tertidur, lepas aku susui tersebut. Rasa bahagia bercampur dengan berbagai rasa lainnya, sungguh sulit untuk aku gambarkan. "Administrasi, semua sudah selesai." Bara masuk membawa beberapa lembar kertas. "Diminta tunggu sebentar, ada perawat yang akan datang. "Bang, aku sama Bi Nur masukin barang-barang dulu. Sekalian, aku tunggu di mobil." Santi beranjak dari duduknya, diikuti Bi Nur. Gadis bertubuh mungil itu, berjalan ke arah sudut ruangan. Tempa

