Lepasnya Kesucian 2

1404 Kata

"Apa perlu aku menjawabnya?" Aku menatap sepasang mata bening milik pria itu. Kenzi menggelengkan kepala, dia kembali memelukku, mendekapku erat. Kami terlarut dalam suasana haru yang tak bisa aku gambarkan. "Terima kasih," ucap Kenzi kemudian padaku. "Untuk apa?" "Untuk semuanya, untuk keberhasilanmu merubahku dan hadiah juga manis darimu." Kecupan kembali dia daratkan di keningku. Aku mengangguk pelan. ••• "Bi, jaga rahasia ini," ucap Kenzi pada Bi Nur, selepas wanita itu membereskan kamar. Wanita separuh baya itu mengangguk, sekilas melihat dan tersenyum ke arahku. Aku tak mengerti arti senyumnya, namun aku tetap membalasnya. "Kamu akan terlambat? "Pertemuanku jam setengah sebelas, kamu yang terlambat sepertinya," jawab Kenzi, aku merapikan kemeja yang dikenakannya. "Aku bo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN