Rahasia Nathan dan Arelia

1185 Kata

“Jadi, kamu masih sering seperti itu?” tanya Arelia kepada Nathan yang masih enggan untuk pergi. Nathan mengangguk dengan wajah sedih. Pandangannya kosong ke depan. Sesekali ia akan melirik ke arah dua sejoli yang sedang makan di tenda. Tatapan lelaki itu sulit diartikan. “Kali ini belum kan? Tenang aja, aku bakal jaga dia. Yang perlu kamu lakuin sembuhin luka kamu, tuh,” tutur gadis berbaju biru itu. Nathan mengangguk. Ia sadar betul dengan keadaan dirinya. Tentu, hal itu yang selalu membuat Arelia begitu cemas. Kalau memang hal itu terjadi lagi, entah gadis itu bisa untuk menerimanya atau tidak. Satu hal yang pasti, ia ingin semua bahagia sesuai tempatnya. Ombak bergulung adalah satu-satunya hal menarik yang mereka lihat saat ini. Di antara mereka memang selalu ada keheningan. Hubun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN