Jarum jam mengarah ke angka 5. Nada pulang lebih dulu dari kantornya setelah membereskan kerjaan yang penting. Wajahnya semringah seiring dengan langkah kaki ringan yang terus terjejaki. Kakinya berlari menuju halte seakan mengejar sesuatu. “Stop! Stop!” teriaknya ketika bus yang akan mengantarkannya lewat berlalu. Gadis itu berlari begitu kencang mengejar bus yang akhirnya berhenti mendengar teriakkannya. Sampai lupa bahwa ia menjatuhkan buku catatan kecil yang sering dibawa untuk menuliskan sesuatu. Seorang lelaki memungut benda kecil itu dan menyimpannya ke dalam saku. Matanya terus menatap Nada yang kini sudah masuk ke dalam bus. Di bus, Nada terus tersenyum membayangkan hal konyol yang akan ia lakukan. Ketika akan membuka buku catatannya tentang menu makan malam, ia terkejut karen

