Seminggu berlalu sejak berita mengejutkan itu. Dan memang inilah harinya. Memang Bunda termasuk seorang yang pintar untuk merancang sesuatu. Mulai dari berkas, gedung, cathering, sampai hal kecil saja bisa selesai dikerjakan dalam waktu singkat. Sungguh, kalau dirinya bekerja di bidang ini, pasti akan sukses besar. Nada memandang kagum dengan semua dekorasi. Mulutnya tidak henti mengucapkan kata-kata pujian. Matanya berkaca-kaca saking bahagianya. Pernikahan mewah di aula gedung perusahaan. Ia menyulap ruangan conference menjadi ruangan penikahan bernuansa putih. Sejauh mata memandang hamparan putih bertebaran. Ditambah bunga-bunga asli di jalan setapak menuju pelaminan. “Ayo Nada, kita ke ruangan rias!” seru Bunda mengagetkan dirinya. Gadis itu mengikuti arah gerak Bunda yang menuju

