14. CIUMAN PERTAMA

1097 Kata

Tak kuindahkan Mas Rega yang mengecup diriku. Sengaja kubiarkan dia melakukan apa dia mau. Namun, sampai beberapa menit, tak kurasakan lagi gerak-gerik dari Mas Rega. Aku putuskan untuk tidur saja. *** Aku meringis sembari memegangi kepala yang terasa pusing. Perlahan aku menoleh ke arah samping dan mendapati Mas Rega masih tidur. Tak lama setelah itu, pandanganku beralih melihat ke atas perutku. Sebetulnya benda apa yang membuat aku merasakan berat di perut? “Hah?” pekikku ketika mendapati tangan Mas Rega memeluk perutku. Aku ingat-ingat lagi kejadian semalam, hal apa yang sudah membuat kepala ini jadi pusing serta sejak kapan Mas Rega memeluk diriku. Aku semalam mengabaikannya karena kesal. Kupendam kekesalanku hingga berakibat pusing ketika bangun seperti ini. Tapi sejak kapan Mas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN