Siuman

1088 Kata

Kini Raynand sedang duduk di balkon ruangan Zahra dirawat. Dalam pelukan nya ada sosok malaikat mungil yang tertidur pulas hanya dengan popok di tubuhnya. Pagi ini cukup cerah, dengan sinar matahari yang hangat. Dan Raynand memanfaatkan situasi ini untuk menikmati suasana hangat sinar matahari dan menyerap Vitamin D bersama sang bayi. Dengan telaten Raynand membalik tubuh putra nya hingga telungkup di tangan nya. Diapun mengusap surai lembut sang bayi, hingga bayi itu menggeliat lucu. Dan kini sang bayi malah menarik jempol nya untuk di hisap. Raynand pun tersenyum. Antara senyum bahagia dan terluka. "Zahra... Lihatlah putra mu... Kasihan sekali dia. Belum merasakan asi mu sejak lahir. Bahkan dia jadi terbiasa menghisap ibu jari nya sendiri untuk menyalurkan rindu pada mu. Dia pasti ing

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN