Raynand sungguh bahagia mendengar lenguhan Zahra. Dia pun segera melaksanakan sujud syukur untuk menyalurkan rasa bahagianya. Bahkan air mata bahagia pun langsung mengalir begitu saja saat ini. Setelah melaksanakan sujud syukur. Raynand menekan tombol pada dinding untuk memanggil pihak medis yang menangani Zahra. Raynand sungguh bahagia hingga isakkan tangis nya membuncah, saat secara perlahan dia melihat Zahra membuka kelopak matanya. "Kak Raynand? Aku dimana?" Ucap Zahra lemah saat membuka mata dan menangkap sosok Raynand pada retinanya. "Sayang akhirnya kamu bangun juga... Ya Allah... Alhamdulillah... Zahra... Ya Allah... Ini bukan mimpi kan?" Ucap Raynand mencium punggung tangan Zahra dan mengecupnya berkali-kali. Hingga Zahra merasakan tangan nya basah akibat air mata Raynand. Zah

