"Won't you marry me?" Zahra pun menunduk saat mendengar lamaran Raynand. Tidak... Ini bukan lamaran. Jika lamaran maka seharusnya yang Raynand katakan adalah Will you marry me? Sedangkan Raynand justru memilih kata Won't dibandingkan dengan kata Will. Ini terkesan seperti pernyataan keputusasaan pria itu. Ya, Raynand memang sedang frustasi dan putus asa dalam membujuk wanita nya. Apalagi saat melihat ada cinta untuk nya di mata Zahra. Namun Zahra tetap menolak menikah dengan nya. "Maaf..." Lagi-lagi kata maaf yang di ucapkan Zahra. "Tidakkah ada keinginan di hati mu untuk menikah dengan ku Zahra? Bukankah kamu mencintai ku? Lalu apa alasan mu tak mau menikah dengan ku?" Raynand menangis. Kini dia adalah pria yang terlampau cengeng. Bahkan lebih cengeng dari Rayza yang notabene adala

