Biarkan aku mati

1173 Kata

"Sepertinya lebih baik jika Aku membunuh mu. Akan lebih adil karena tak akan ada yang bisa memiliki mu. Baik Zahra maupun Aku." "Aurel?" "Ya Aku memang terobsesi pada mu..." DOR... ... Raynand sungguh terkejut dengan ungkapan Aurel. Nyawanya bagai telur di ujung tanduk. Sekali saja Aurel melepas pelatuk itu. Maka Malaikat Izroil dengan senang hati langsung menjemput. Karena satu sudut bidikan yang diambil Aurel tepat pada posisi jantung Raynand. DOR... DOR... Suara pelepasan 2 peluru dari dua bidikan yang berbeda menggema. "Awww..." PRAAAAKK... Revolver milik Aurel terjatuh dan menciptakan bunyi nyaring. Bersamaan dengan teriakan nya saat sebuah timah panas menggores telapak tangannya. Beruntung bidikan Raynand tepat pada revolver yang di gunakan Aurel. Dan tembakan itu jatuh se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN