"Untuk apa kau datang kesini?" "Menjenguk calon anak ku dan calon kaka madu ku... Apa kabar calon suami ku? Aku tak menyangka bertemu dengan mu di sini.." ... "Rupanya kau masih punya muka datang kemari, setelah apa yang sudah kau lakukan." Raynand menunjukan wajah sinis nya. Sedangkan Aurel masih menampakkan senyum ceria nya yang sangat mempesona. Bahkan Rayyan sendiri sempat terpukau melihat wajah cantik bak titisan dewi yunani itu. Rayyan menatap wajah Aurel. Dalam Senyuman gadis itu, dia bisa melihat ada luka yang mendalam. Entah apa penyebab nya. Dan Rayyan sempat berfikir. Apakah luka itu yang membuat wanita bernama Aurel menjadi terobsesi pada Raynand? Rayyan bisa pasti kan. Wanita itu tidak mencintai Raynand, tapi lebih cenderung terobsesi. "Memang nya salah jika Aku menemui

