Rama POV. Siang ini indah...aku tidak tahu apa yang menyebabkan siang ini begitu berbeda di mataku. Padahal jelas sudah pemandangan jalanan yang kulewati hanyalah kepulan asap angkutan umum dan terik matahari yang kian menyengat. Tapi... Rasanya begitu berbeda. Untuk pertama kalinya aku membonceng seorang wanita sejak aku membeli si merah beberapa tahun lalu, selain Rima tentu saja. Jelas sudah adikku itu tidak terhitung. Apalagi Nini, pernah aku memaksa Nini untuk aku bonceng dengan motor kesayanganku ini, tapi yang ada aku malah mendapat cubitan di pipiku dari niniku tersayang. Aku menjadi seperti orang gila, tersenyum sendiri sambil mengemudikan motorku. Beruntung aku mengenakan helm fullface, jika tidak pasti orang mengira bahwa aku benar-benar tidak waras. Sita... Baru setengah

