Aku mematut diriku di cermin, memakai bedak tipis dengan lipstik berwarna nude dan sedikit perona pipi berwarna peach. Aku ingin terlihat cantik sore ini. Ya, Rama bilang dia akan menjemputku, memintaku menemaninya bekerja paruh waktu sebagai pengisi acara di kafe kenanga. Aku sungguh bersemangat. Waktu masih menunjukan jam empat kurang, hanya saja aku memang telah bersiap lebih awal. Tak ingin membuat Rama menunggu jika dirinya telah sampai nanti. Dengan dress selutut berwarna coral, lengan tiga perempat bermotif bunga-bunga. Aku menggerai rambutku yang panjangnya hampir melampaui punggung sekarang. Meski begitu aku memadukan penampilanku yang sedikit feminim ini dengan sepatu kets putih bertali. Anggaplah ini sebagai kencan perdana kami setelah semuanya yang terjadi. Aku tentu ingin te

