Luka ini nyata, namun cinta padamu lebih dari segalanya. Hal langka yang kulakukan bersama Elam kali ini adalah berkendara dengan motor dalam jarak yang sejauh ini. Jikalau diperbolehkan mengulang masa lalu, sungguh bisa dihitung Elam mengajakku berkencan dengan motornya. Banyak hal yang membuatnya tidak mau menggunakan motor untuk kendara berkencan kami. Yah, selain menurut Elam tidak praktis, karena susah berbicara dalam perjalanan, disamping itu juga aku yang mudah sekali tertidur jika sudah terkena embusan angin sedikit saja, semakin memperkuat alasan Elam untuk tidak menggunakan motor. Akan tetapi, kondisi kali ini cukup berbeda. Mungkin karena Elam memiliki alasan kuat, hingga akhirnya dia mau menjemputku sekalipun hanya menggunakan motor. Karena sedari tadi aku merasa Elam mem

