Perlukah aku menceritakan, betapa banyak luka yang tercipta disaat ingin membangun sebuah rasa bahagia? Yang jelas lukaku dan lukamu pastinya berbeda, namun kuyakin rasa sakitnya tetaplah sama. Rekor yang bisa kulakukan. Hampir seharian aku tidak keluar kamar, dan sama sekali tidak peduli apapun yang ibu lakukan. Bahkan dengan kurang ajarnya aku mengirimkan pesan kepada atasan, demi mendapatkan izin untuk memperpanjang cuti dengan alasan kondisi yang sangat tidak fit. Beruntungnya aku, walau terkadang atasan sering memberikan banyak tugas diluar akal sehat, namun jika sudah menyinggung soal kesehatan, dia tetap nomor satu. Dia tidak mau juga tim kerjanya melakukan semua aktivitas dalam keadaan tidak fit. Untuk itulah aku merasa bersyukur. Dihari kedua, setelah keributan kemarin, aku m

