72

1380 Kata

“Kak, kita mau ke mana sih?” tanya Zenna saat gadis itu dibawa Nean tanpa lelaki itu memberi tahu istirnya tujuannya ingin ke mana. “Ikut aja, sayang.” Nean melirik sang istri yang sedang duduk di sampingnya dengan senyum yang mengembang. Sementara Zenna, wanita itu semakin memancarkan wajah yang masam. Bagaimana tidak masam, pagi-pagi sekali Nean membangunkan Zenna lalu menyuruh wanita itu untuk segera mandi dan bersiap. Padahal seluruh tubuh wanita itu sedang merasakan remuk redam yang luar biasa karena permainan Nean semalam. Setelah perjalanan yang cukup jauh, akhirnya mobil yang dikendarai Nean telah sampai di tempat tujuan. Namun, tempat itu membuat Zenna mengernyit bingung. “Kak, kak kita mau ngapain ke sini?” tanya wanita itu sembari melirik Nean yang masih saja tersenyum k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN