Nean dan Zenna sudah sampai di kediaman Gilang, di mana Fatimah menginap. Kedatangan pasangan suami istri baru itu disambut bahagia oleh sang pemilik rumah. “Ekhem, yang abis bulan madu nih,” ucap Gilang untuk menggoda Nean dan Zenna. “Ivan, jangan mulai,” peringat Nean menatap Gilang tajam. “Apa sih bang, gua nggak mulai kok memang nyatanya kan seperti itu.” “Nean, maafkan Ivan, akhir-akhir ini dia memang senang sekali menjahili orang-orang di sekitarnya,” ucap Risma untuk melerai pertengkaran kecil yang hampir saja terjadi. “Mama ….” “Ivan, abang kamu ini baru saja sampai, jangan digoda dulu,” potong Risma cepat saat sang putra ingin melayangkan protes. Gilang menghela napasnya pelan. “Iya deh.” Risma beralih menatap Nean dan Zenna. “Mari masuk ke dalam, kita sudah masak ma

