“Ivan, kamu kenapa?” Risma menatap heran pasa putranya yang tiba-tiba saja datang dengan wajah yang seperti menahan amarah. Wanita semakin dibuat terheran dengan kedatangan Sisil yang wajahnya sudah sembab. “Ya Allah, sayang, kamu kenapa?” Risma memeluk putrinya untuk menenagkan gadis kecil itu. “Kak Ivan marah-marah sama kak Lovinta. Sisil takut mah,” jelas gadis kecil itu dengan suara yang serak dan tersenggal. “Ada apa ini?” Dahanu tiba-tiba saja muncul dari arah belakang. Lelaki itu sedang berkunjung, niatnya ingin bermain dengan Sisil, tetapi Sisil tidak ada di rumah. Alhasil Dhanu memutuskan untuk mengobrol dengan Risma. “Aku nggak tahu, mas. Kata Sisil, Ivan sama Lovinta lagi berantem,” jelas Risma membuat Dhanu ingin beranjak dari tempatnya berdiri. “Mau ke mana kamu m

