10

1589 Kata

Pengecekan gedung proyek baru dimulai. Pagi-pagi sekali Sisil sudah menyiapkan berkas yang diperulan Cleve dan Garda. Sejauh ini tidak pembicaraan penting, karena semuanya sedang fokus bekerja. Sisil diperintahkan Cleve untuk duduk saja, awalnya gadis itu menolak, tetapi sifat Cleve yang tidak bisa dibantah membuat Sisil hanya bisa pasrah dan saat ini gadis itu sedang menyendiri di bawah pohon mangga. Semilir angin mempu membuat hatinya tenang. Sejenak dia memejamkan matanya untuk menikmati udara di pagi yang menyegarkan. “Nanti malam bisa kita ngobrol di restoran?” Suara boriton itu sukses membuat Sisil terkejut dan langsung membuka ke dua matanya. Dia membelalak kaget saat tahu siapa yang sedang berada di sampingnya. “Pak Garda kenapa bisa ada di sini?” tanya Sisil dengan wajah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN