Bab 23 Syafea – Dilema?

1049 Kata

Bab 23 Syafea – Dilema?Aku masih teringat jelas dengan raut gelisah yang disembunyikan Bian saat terakhir kali kami menyambangi tempat wisata yang sering kali dijuluki ‘Pesona Alam Negeri di Atas Awan’. Bukan sok tahu, tetapi memang seperti itulah yang aku rasakan. Sebelum kembali ke Surabaya, Bian lebih dulu berjanji, akan menghubungiku segera setelah sampai pada tanah kelahirannya. Namun, aku sudah menunggu beberapa hari dan tidak ada pertanda akan kabar baiknya. Apakah sedang terjadi apa-apa dengan Bian? “Kamu serius, mau pindah ke Surabaya?” Santi seolah memastikan dengan apa yang beberapa menit lalu kusampaikan. Aku mengangguk samar sambil memandangi riak di kejauhan. “Biar lebih dekat sama editor,” kataku beralasan. Kepada Santi, aku telah mengaku tentang profesiku sebagai penuli

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN