Bab 11 Syafea – Harapan Baru

1493 Kata

Bab 11 Syafea – Harapan BaruMatahari semakin menjauh. Langit sore mulai memperlihatkan warna jingga bersemu merah, terlihat begitu indah. Aku mendadak rindu dengan suasana pantai yang biasa kudatangi saat senja. Pantai yang membuatku dan dia berserobok pandang tanpa sengaja. Aku tersenyum samar mengingat kebodohan yang kulakukan saat di gazebo mangrove beberapa menit lalu. Karena gazebo lain terlihat penuh, aku asal mendekat dan menduduki gazebo yang sama dengannya. Tidak apa, minimal aku bisa mengenalnya. “Kamu ganjen banget ya, sama Kak Bian?” Suara seorang gadis menarik atensiku dan membuatku menoleh ke arahnya. Gadis bersurai panjang dengan kulit kecokelatan menatapku dengan tajam sembari melipat kedua tangan di depan d**a. Siapa lagi kalau bukan Nia? Benar sekali, namanya Bian. Me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN