51. ULAH SI KUTUB UTARA

1235 Kata

"Setelah menikah, aku mau kamu jadi ibu rumah tangga." Cincin berlian baru, yang hampir masuk ke jari manis Uma, terlepas begitu saja. Menggelinding di atas meja etalase toko perhiasan. Pelayan toko melotot. Mengejar agar jangan sampai jatuh. Ternyata, tak tertangkap juga oleh tangan kecilnya. Cincin itu jatuh ke lantai. Dasar teledor! Pelanggan ini seenak jidatnya melepas cincin. Mentang-mentang anak orang kaya. Pikir si pelayan. Pandangan Uma mendadak kosong. Menatap nyalang kaca lemari etalase seberang, dimana aneka perhiasan terpajang di sana. Harapan Uma menjadi wanita karir, musnah seketika. "Aku akan tetap izinkan kamu selesaikan kuliah. Setelahnya, kamu di rumah saja ya? Biarkan aku yang mencari nafkah." Uma terdiam. Mata Uma mengikuti si pelayan menggosok licin cincin pelam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN