KTA'S 36 - Stay Here

2189 Kata

Lavanya mengangkat wajahnya lagi. "Kemarin. Lalu dua hari yang lalu. Ah, atau sejak seminggu yang lalu kamu menjadi pembohong." Ujaran Lavanya membuat beberapa kepala menoleh ke arahnya. Nanta mengedar memastikan tatapan-tatapan itu tidak tertuju ke arahnya. Namun sial, tatapan-tatapan itu justru dengan jelas tertuju kepadanya. "Jangan ngaco," sela Nanta seolah menyadari isi dari pikiran orang-orang di sekitarnya yang turut mendengarkan ocehan Lavanya. "Memang faktanya gitu," gumam Lavanya lalu menundukkan pandangannya dan menatap lantai bus. "Baguslah, kamu memang nggak boleh terlalu percaya sama pembohong seperti saya," ucap Nanta tak acuh. Kemudian mengembangkan seulas senyum sinis tanpa memedulikan reaksi orang-orang di sekitar yang menatapnya dengan sorot mengawasi. Mungkin apabi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN