TPM 51 || PARTY

2048 Kata

Leonardo terus menatap Florence dari kejauhan. Bagaimanapun dan walaupun wanita itu telah sah menjadi miliknya, namun ia tau pasti dalam hati kecil Florence. Wanita itu belum bisa menerima kehadiran Leonardo seperti dulu. Ibaratnya kaca yang sudah pecah walaupun di tempel dan dipasang kembali, namun hasilnya tak akan lagi seperti sebelumnya. Mungkin seperti itulah hati wanita yang berstatus menjadi istrinya itu. Di tengah lamunannya, seseorang menepuk bahu Leonardo. Leonardo dengan perlahan membalikkan tubuhnya dan menatap orang itu. Pancaran kebahagiaan terukir jelas di wajah orang yang menepuk pundaknya. Dan dalam hitungan detik, si pelaku memeluknya erat. "Selamat atas pernikahan mu, Kak," ucap Fiorella dengan senyum manisnya. Leonardo mengusap kepala Fiorella pelan, lalu ia kecup k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN