TPM 044 || DEVIL

1988 Kata

Edward menarik lengan Florence dan tanpa kata melumat bibir Florence rakus. Florence berontak di dalam kungkungan pria itu, Wanita itu memukul d**a Edward keras namun tak sedikit pun menghentikan tindakan kurang ajar pria di hadapannya saat ini. Merasa diperlakukan sangat rendah Florence membulirkan air matanya deras, yang ada dipikirannya hanya nama Leonardo, suaminya. Florence dengan cepat mendorong tubuh Edward sekuat tenaga dan menatap sekilas wajah pria itu sebelum menamparnya keras. Plak! Napas Florence memburu, ia menatap penuh kekecewaan pada Edward, hati kecilnya tak menyangka bahwa teman masa kecilnya yang begitu melindunginya ternyata memperlakukannya begitu rendah. "Apa yang kau lakukan?!" sentak Florence dengan tangis yang sudah meraung. "Mengklaim mu," jawab Edward denga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN