Nenek Ijah memberikan foto Lisa kepada Rustam. Dan lelaki setengah tua itu memperhatikan dengan teliti. Matanya segera berpindah kearah Lisa yang seiak tadi duduk memperhatikan ayahnya. Tatapan mata mereka saling bertemu lantas Lisa tersenyum kepada ayahnya. Dahi lelaki itu berkerut seketika. Agaknya selama ini dia hanya mengenal Lisa bukanlah sebagai anaknya. Nama Lisa sering didengarnya. Dia pun sering memanggil nama Lisa namun saja belum tahu siapa sebenarnya Lisa itu. Maka dengan keterangan yang diberikan nenek Ijah ini sedikit banyak dapat merobah alam pikiran Rustam. Secara paksa dia harus bisa menemukan daya tangkap seperti semula. Dalam keadaan yang masih bimbang dan ragu nenek Ijah memperlihatkan lagi foto ulang tahun Anita dan Lisa. Kedua gadis yang sedang berula

