"Sayang, Kamu kenapa lagi sih? Kenapa kamu melihat sandal aja sampai menangis histeris begitu?" Alfi masih duduk di tempatnya. Dia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan sandal itu. Dia tidak pernah mengamati bahwa sandal itu pernah ada di rumahnya. Ya, kita tahu bahwa laki-laki tidak pernah sedetail itu. Entah kenapa dia merasa kesal dan merasa hari ini begitu drama. Satu-satunya yang dihawatirkan saat itu adalah, dia takut Ratih mengadukan ini kepada orang tuanya, akhirnya mereka dipisahkan dan toko elektronik nya kembali ke orang tua Ratih. Alfi tidak akan punya apa-apa jika toko itu sudah diminta. Padahal Alfi juga punya andil besar dalam mengembangkan toko itu. Dulu, toko itu hanya sebuah toko elektronik kecil. Sekarang sudah menjadi sebuah toko elektronik besar dan bahkan

