"Pak Farhan, Tunggu!" Dania sedikit berlari, mengejar Farhan yang mulai menuruni undak-undakan. Dania sungguh terkesan dengan sikap Pak Farhan. Dia tetap menghargai dirinya sebagai manusia dan sebagai seorang wanita. Farhan sama sekali tidak menghakimi dania meskipun dia sudah menangkap basah dania dan Farhan yang saling berpelukan. Ya, laki-laki itu mengatakan bahwa dia tidak ada urusan dengan itu. Dia tetap menginginkan dania masuk kerja. Berarti, gagal sudah rencana Amien untuk membuat Dania keluar dari pekerjaannya. Karena tujuan Amin turut serta mengajak Farhan untuk menggerebek Dania adalah, agar Farhan kecewa dengan sikap Dania dan memecat Dania saat itu juga. Tetapi Apa yang terjadi? Ternyata hal itu tidak berpengaruh untuk Farhan. Karena Farhan bukan orang yang berpikiran semp

