Dalam kekalutannya, Dania kebingungan mencari handphone miliknya. Handphone adalah satu-satunya barang yang diinginkan menjadi pelipur laranya. Dia ingin segera menghubungi Alfi dan meminta bantuannya untuk mengeluarkan Dania dari Serang drakula ini. Namun, Sudah hampir 1 jam dania mencari, tetapi handphone itu tidak ditemukan di manapun. Padahal dia ingat betul, terakhir kali dia meletakkan handphonenya di dalam tas. Setelah itu dia tidak mengeluarkannya sama sekali. Dania membuang nafas kasar. Pasti ini kerjaan Amin. Pasti dia sudah menyembunyikan handphone Dania supaya dania tidak bisa kabur dari situ dan tidak bisa menghubungi siapapun. "Aaaarggg … Biadap banget sih laki-laki itu. Dia sudah merenggut semuanya dariku. Kebebasanku, kebahagiaanku, bahkan dia sudah merebut mahkotaku. b*

