EMPAT PULUH SEMBILAN

2203 Kata

Bayu dan Elizabeth melepas alas kaki keduanya. Berjalan-jalan di pesisir pantai yang sepi dan tenang. Elizabeth berlarian di sepanjang tepian pantai. Ia tidak pernah melihat laut sebelumnya, karena memang di Dusun-nya tidak ada pantai. Hanya ada gunung, hutan dan sungai. Jadi melihat laut dari tepian seperti ini membuatnya senang bukan kepalang. Bayu berjalan pelan, mengawasi Elizabeth agar tidak terbawa ombak, gadis itu terlihat sangat menikmati tempat ini tak peduli matahari di atas kepala menyengat kulitnya. “Mas Boss, kok airnya asin yaa?” Tanya Elizabeth yang gatel banget segala nyicipin air laut. “Ya emang laut tuh airnya asin. Udah gak usah diicip, jorok banget kamu tuh!” Tegur Bayu. Pada dasarnya, Bayu belum bisa memahami perasaan cintanya saat ini kepada Elizabeth. Ia ingin b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN