Pagi ini, tumben sekali hanya ada Elizabeth yang sudah duduk di meja makan ketika Bayu keluar kamar. Entah Dimas berada di mana, mungkin ia sedang membeli makanan. “Pagi, Liz.” Sapa Bayu. “Selamat pagi, calon suamiku!” Sahut Elizabeth, membuat Bayu langsung menegang. Ia tak menyangka sapaan selamat paginya dibalas sebegitu romantisnya oleh gadis yang ia cintai ini. “Dimas mana?” Tanya Bayu, memulai obrolan santai sambil ia berusaha menenangkan jantungnya yang mendadak dangdutan dag-did-dug-jer karena dipanggil calon suami sama Elizabeth. “Om Dimas semalem keluar Mas Bay, aku mau ikut gak dibolehin.” Ucap Elizabeth. “Ehh? Terus balik gak dia?” “Gak tahu aku, Mas Ganteng. Kan aku disuruh tidur sama Om Dimas, jadi ya aku tidur.” Bayu memundurkan kursi yang ia duduki, lalu bangkit berja

