HAK

1077 Kata
Tasya mengekor dibelakan Niko mengikuti Pria bertubuh jakung itu kekamarnya .  setiba di dalam kamar pria itu malah masuk kedalam kamar mandi tanpa mengucap sepatah kata ke Tasya. "apa sih ini" batinya , ia memlih duduk di sofa panjang kamar Niko yang sofa itu di letakkan sengaja menghadap ke arah jendela luar. beberapa menit kemudian Niko keluar hanya dengan handuk yang didilitkannya di dipinggangnya .  Tasya hanya melihatnya sekilas lalu kembali menatap ke arah luar.  Niko masuk ke walk in closetnya , ia pikir Tasya sudah menyiapkan pakaian nya dan ternyata tidak .  ia kembali keluar kamar dan berjalan ke arah Tasya. "apa yang kau lakukan?" jerit Tasya kaget saat Niko menariknya paksa  Niko membawanya ke dalam walk in closet.  "dimana baju ku?" dihempaskannya tangan Tasya saat mereka sudah berada di dalam walk in closet. "apa aku perlu menyiapkannya? aku rasa kau tak terima persyaratanku tuan Niko"  "apa mau mu? kau bilang kau ingin jadi istri yang baik ? terus apa ini!!" bentaknya "kamu sendiri yang tak menerima nya ,aku mau mencoba tapi kamu pergi seharian ups salah dua hari tepatnya dan kau seolah tak ingin bertemu denganku ! apa aku salah "  " sekarang ambilkan pakaianku !!" "aku tidak mau !!" tolak Tasya dan ia ingin pergi dari sana namun ditahan oleh Niko  "kau mau kemana?!" bentakmya keras   "aku mau kembali kekamar"  "kau berani melawan ku !!!"  "kenapa tidak !! kita bukan suami istri yang baik pun , pernikahan kita hanya berdsarkan kontrak untuk apa aku melayani mu !!" sarkas Tasya tak terima "oh jadi kau tak mau menyiapkan keperluanku ?" Niko tersenyum Smirk  Ia langsung menarik Tasya kedalam dekapannya didorongnya tubuh Tasya sampai menyentuh kedinding kamar ganti miliknya . setelah itu di lumatnya bibir Tasya secara kasar dan menutut. Tasya berontak tapi Niko tak menyanggupinya ia terus melumat bibir Tasya sampai sang empunya kehabisan nafas . 2 menit 3 menit Niko melepaskan ciuman itu dan membiarkan Tasya menghirup oksigen terlebih dahulu. "kau mencoba melawanku kan? mari kita lihat siapa yang berkuasa disini nona Tasya " Tantang Niko. sebelum wanita itu membalas ucapan nya Niko melumat kembali bibirnya . tangan nya bergerak menarik paksa piyama yang sedang digunakan Tasya sampai kancingnya lepas dan berserakan dilantai kamar ganti itu. ia meluncuti paksa pakaian istrinya itu. lalu membopong tubuh polos Tasya kembali kekamar mereka dan merebahkannya di atas ranjang yang tak lupa ditindihnya . setelah itu ia langsung melakukan aksinya dengan memaksa Tasya melayani nafsunya yang sudah berada di puncak. sebenarnya tidak ada yang salah itu adalah HAK Niko , ia pantas mendapatkan nya dan Tasya wajib memenuhinya. namun tidak seperti ini juga bukan .. Niko bisa meminta nya dengan lembut tanpa harus ada paksaan.  "tolong berhenti , ini sakit sekali" pinta Tasya ditengah tengah aksi Niko di atas tubuhnya. Niko tak menghiraukan permohonan Tasya  dan terus melancarkan aksinya . 3 jam kemudian Niko sudah berada di ujung titik kepuasaan miliknya, dilepaskannya sesuatu yang ada didalam dirinya yang membuat tubuh mereka berdua bergetar secara bersamaan . setelah pelepasan yang ntah sudah berapa kali itu membuat tubuh Tasya menjadi lemah, matanya tertutup setelah Niko melepas nya . . . . Pagi hari Tasya terbangun dari tidurnya . ia melihat suaminya masih tertidur di sampingnya dengan memeluk erat pinggangnya.  ia melirik kedalam selimut , ia tak sangka kejadian semalam benar benar terjadi padanya . ia pikir Niko adalah seorang Gay namun kejadian semalam menyadarkannya bahwa Niko pria normal.  dan kejadian di kamar mandi saat itu mungkin akan ditanyakan nya nanti. "Shhh" Tasya mendesis kesakitan di bagian intinya saat ia mencoba untuk duduk. namun ditahannya sakit nya itu dan berlalu ke kamar mandi dengan jalan terseok seok menahan perihdi bagian inti tubuh nya. Tasya membasuh tubuhnya dengan banyak sabun ia ingin menghilangkan semua tanda permainan dari Niko semalam . ia merasa kotor sebab ini pertama baginya dan Niko merebut paksa kehormatannya dengan cara yang tak hormat. ia tau ini hak Niko tapi mereka akan bercerai 6 bulan kemudian. Tasya tak pernah memikirkan jika takdirnya nanti adalah sebagai seorang janda .  setelah selesai mandi , Tasya langsung ke dapur. ia memperhatikan bik Mirna yang sedang maksa sendiri di dapur. "pagi bik" sapanya ramah "pagi nya" bik Mirna menyipitkan matanya ketika ia melihat tanda kemerahan di leher Tasya dan lagi jalan Tasya yang tak benar sekarang membuatnya mengambil kesimpulan bahwa sang nyonya dan tuannya sudah melakukan malam mereka . ia merasa bersyukur semoga saja ini menjadi awal yang baik bagi pernikahan tuan dan nyonya nya. "ada apa bik? tanya Tasya "nggak nya" mereka masak bareng dan menyiapkan makanan yang sudah siap dia atas meja. setelah itu ia kembali ke kamar atas memanggil Niko untuk makan bersama.  saat ia melangkah kan kakinya ke di anak tangga ternyata Niko sudah berada di ujung sana dan bersiap untuk turun , Tasya mengurungkan niatnya ia kembali ke meja makan.  di meja makan ia mengambilkan makanan dan lauk untuk Niko setelah itu mereka makan dengan tenang. setelah makan Niko menarik kursinya dan hendak pergi kerja , Tasya memperhatikannya lalu mengejar ke arah Niko. "mau pergi?" tanya Tasya sesaat mereka sama sama berada di depan pintu rumah "hm"  Tasya menarik tangan Niko ingin menyalami suaminya , ia memilih mengalah ia harus menjadi istri yang baik ia tak ingin kejadian semalam kembali terjadi padanya .  setelah acara salaman itu Niko berlalu di dari hadapan Tasya lalu masuk kedalam mobilnya yang sudah terparkir di depan rumah . "hmmm aku pikir ada acara cium kepala" seperti di drama drama itu " pikirnya konyol  . . . Di kantor Niko Niko memasuki kantor nya  dan langsung disambut oleh beberapa bawahannya dengan menunduk hormat kepadanya , niko memasuki lift khusus untuknya yang membawanya ke lantai teratas .  Perusahaan Niko adalah salah satu perusahaan yang berpengaruh di Indonesia saat ini , sudah tak terhitung penghargaan yang ia terima selama ia menjabbat sebagai CEO Utama perusahaan Hartato Grup. "selamat pagi Bos" sapa sang asisten yang sudah menunggu kedatagannya sejak 30 menit yang lalu  "hm" balas Niko lalu ia duduk di kursi nya. "ini Bos jadwal kita hari ini " diserahkan nya kertas berisi jadwal penuh Niko hari ini. "kenapa sampai jam 8 malam?!" Tanya Niko tak suka sebab ia sudah menjadwalkan kerjanya hanya sampai jam 6 sore. "maaf bos jam 7 nya kita ada pertemuan dengan perusahaan Adijaya"  "Yasudah" "oke bos saya permisi kembali ke ruangan" pamitnya sopan lalu kembali keruangannya setelah di tinggal oleh Yoga , Niko menelpon salah satu pesuruhnya . ................... Bersambung :) tertulis Pearl . Author baik hati penyejuk Halu world kkkkk  
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN