Jawaban

1056 Kata
"MAMA !!"  "dari mana kamu?" Tanya Mama Linda ke anak semata wayang nya. "mau apa mama kesini?" tanya balin Niko  "eh ditanya malah balik tanya" "mama mau apa ke sini?" Tanya Niko sekali lagi "Ya mau ketemu kamu lah .. dari mana kamu?" "Dari Kantor ma" "Jangan berbohong dengan mama" "Benar ma dari kantor" "Niko Niko kamu pikir mama baru kenal kamu kemarin malam, mama tau apa yang kamu lakuin bahkan 1 jam yang lalu, lantas apa maksud kamu menikahi wanita ini? hanya sebagai pajangan dirumah dan kamu jadi beba bermain di luar sana !! " ucap Mama Linda ketus "Ma kita bicara berdua saja" Ajak Niko dengan menarik sang Mama  "nggak mama mau kita bicara disini .. biar dia juga tau apa yang dilakuin sama suami nya ini di luar sana"  "MA!!"bentak Niko "kenapa !! kamu takut jika dia tau !!"  "bukan gitu ma" "apa yang kamu cari dengan wanita jalang itu ha !! bodoh !! sudah ditinggal masih aja mau balik kesana !! dimana otak dan harga diri kamu NIKO!! " "Karena mama dia pergi ninggalin  Niko"   "WAHHHH... apa saja yang di bicarain sama wanita ular itu sama kamu , hebat ya dia memfitnah mama" ucap Mama Linda sambil bertepuk tangan  "Ma dia bukan wanita ular" "kalau bukan jadi apa!! buaya betina !! dimana mata kamu ha !! sudah nggak bisa bedain wanita baik baik dengan buaya kek dia ? kemarin kamu mama jodohkan dengan Bella kamu nggak mau mau nya menikah dengan wanita ini .. terus sudah Nikah kamu mau cerai trus balik sama buaya betina itu !! heh Niko kamu pikir pernikahan ajang permainan apa !!! Kamu lupa janji kamu dengan Papa sebelum menikah kemarin !!" Cecar Mama Linda mencoba menasehati Anak semata wayang nya , sedangkan Tasya ia masih terdiam di tempat nya rasa nya beribu ribu pedang sedang menusuk dalam di d**a nya.. menangis ? oh tdak ia tak ingin di anggap cengeng di depan sang mama mertua.sekarang ia hanya ingin dengar permasalahan ini walau hanya sebagai pendengar.  "Kenapa kamu diam? baru ingat ?" tambah mama Linda "Ma.. aku mencintai dia" ucap Niko sepelan mungkin namun dapat di dengar jelas oleh Tasya. Wanita itu merasa sudah tak bertapak lagi di bumi . dunia terasa runtuh seketika, untung saja ada Bik Mirna di sebelah nya yang masih bisa menahan tubuh nya. kalau tidak ia mungkin jatuh mengenaskan "Yang kuat nyonya" ucap Bik Mirna pelan ketika menahan tubuh sang nyonya yang sedang rapuh  "terimakasih bik" "Nyonya mau bibik antar ke kamar?" Tanya Bik Mirna sungguh bik Mirna merasa kasihan dengan nyonya nya sekarang , istri mana yang tak sakit hati ketika mendengar suami nya mencintai wanita lain. "Tidak bik, biar kan aku dengar semuanya" ucap Tasya  "OHHHH kamu mencintai dia !! dia yang mana dia yang sedang rapuh disana atau yang di hotel?" Tanya Mama Linda sambil menunjuk ke arah Tasya "sudah lah ma, aku tak mau bicara disini ... ayok ke atas" ajak Niko , Mama Linda tak mau ia menggibaskan Tangan nya pertanda tak suka. "aku ingin mendengar jawaban kamu" ujar Tasya yang dari tadi diam namun sekarang memberanikan diri, ia ngin di dengar secara langsung dari bibir Niko. "Kamu diam saja tak usah ikut campur" jawab Niko lalu meninggalkan Tasya dan berjalan menuju kamar nya di lantai dua  Mama Linda yang  masih berdiri tak jauh dari Tasya merasa kasihan dnegan sang menantu , ia awal nya merasa tak suka dengan Tasya namun melihat kondisi nya sekarang perasaan iba timbul dari dirinya . namun sikap gengsi nya lebih tinggi karena itu ia pergi meninggalkan rumah Niko .  setelah kepergian Mama Linda, Tasya langsung meroosotkan tubuh nya di lantai. sudha tak sanggup lagi kaki nya menapak.  Bik Mirna yang berada disebelah nya mencoba menguatkan Tasya .   . . . 1 Minggu berlalu kehidupan pernikahan Tasya dan Niko masih seperti yang kemarin bahkan lebih buruk lagi.  Niko sudah jarang pulang kerumah ia menghabiskan waktunya di hotel bersama Alexi. menurutnya Alexi prioritas nya, sebab ada anaknya yang sedang di kandung Alexi.  Tasya yang sudah merasa bosan dirumah, beberapa kali ingin kabur. namun selalu ketahuan oleh penjaga rumah. "Aku bosan, pengen keluar" ucap Tasya frustasi  "ngapain di rumah besar gini .. kalau cuma tidur tiduran gini, status? alah hanya sebagai istri pajangan juga, untuk apa!! dasar pria gila !! ngapain kemarin ngajak aku nikah kalau hanya di jadiin ginian, kata dia aku nggak sakit hati apa!! aku juga punya perasaan kali !!" kesal tasya sambil memukul mukul bantal nya yang tidak bersalah. "ngasih nafkah!! ahh bullshit ngasih uang aja nggak !! lebih baik aku cari kerja di luar sana .."  Tasya tak sadar ternyata dari tadi Niko berada di depan Pintu kamar nya dari tadi, proa itu enggan masuk ia masih penasaran dengan celotehan Tasya. "Eh tuan.." panggil Bik Mirna mengejutkan sang tuan majikan karena ia juga penasaran kenapa tuan nya tidak masuk ke kamar.  "Sssstttt" Niko menarik Bik Mirna menjauh dari kamar Tasya  "Ada apa tuan?" Tanya Bik Mirna saat mereka sudah agak jauh dari kamar Tasya "hm.." Niko menggaruk garuk tengkuk nya yang tidak gatal sebab ia juga bingung kenapa malah ngintip Tasya dan menarik Bik Mirna , sudah seperti maling masuk rumah sendiri aja "nggak ..nggak" ucap Niko lalu pergi meninggalkan Bik Mirna yang masih kebingungan Tak lama Niko pergi Tasya keluar dari kamar nya.  "Ehh bibik ngapain di sana?" Tanya Tasya dari pintu kamar nya "Lagi ngelap guci non" elak Bik Mirna  "yahh kan tadi udah aku bersihin bik, maaf ya bik kalau belum bersih" "ahh nggak nggak nyonya bukan gitu..." "gak papa bik" ucap Tasya lalu ia pamit untuk ke dapur Sesampai di dapur ia terkejut sebab ada Niko yang sedang minum. Tasya yang masih merasa canggung memutar arah jalan nya . "Mau kemana?" Tanya Niko saat ia tau bahwa Tasya ingin pergi "Hmmm?" Tasya yang sudah ketahuan hanya bisa garuk garuk kepala "aku tanya mau kemana? kenapa ham hem ham hem"  "Mau cari bibik tapi ternyata nggak ada jadi mau kembali ke kamar lagi" ucap nya bohong, yakali cari bibik padahal barusan ketemu.  Tasya kalau bohong nampak banget ya, pikir nya Niko nggak tau apa kalau tadi dia habis ngobrol sama Bik Mirna.  "aku mau bicara" ucap Niko >>>>>>>> Bersambung  ayoo ayoo lanjut baca ke part selanjutnya.. Oh iya yang baca kasih komentar komentar dong untuk Author  1 komtera dari kalian membuat Author menjadi lebih semangat dalam menulis
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN