bab 23

1326 Kata

Malam itu, setelah Edward menunduk mencium perut Celine di pantai, mereka pulang dengan hati yang lebih tenang. Celine merasa tendangan kecil dari dalam perutnya, seolah si kecil itu ikut menenangkan ayahnya. Edward menggenggam tangan Celine erat selama perjalanan, sesekali mencuri pandang dan tersenyum. Sesampainya di rumah, Bu Ratna sudah menunggu dengan teh hangat dan camilan. Mereka bertiga duduk di ruang tengah, berbagi cerita tentang hari itu. Bu Ratna, dengan naluri seorang ibu mertua, tahu ada sesuatu yang mengganggu pikiran Edward. "Nak, jangan terlalu dipikirkan omongan orang. Yang penting kamu sudah berusaha sebaik mungkin. Rezeki itu sudah ada yang mengatur," ujar Bu Ratna sambil mengelus pundak Edward. Edward tersenyum tipis. "Iya, Bu. Edward cuma nggak mau mengecewakan Cel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN