Ruang sidang Pengadilan Negeri itu penuh sesak pagi itu. Bangku-bangku kayu dipenuhi wartawan, pengacara, dan orang-orang yang haus akan drama keluarga Sinclair. Nama besar keluarga itu sudah cukup untuk menarik perhatian publik, apalagi dengan kabar bahwa pewaris muda, Edward, kini berhadapan langsung dengan ayahnya sendiri, Adrian Sinclair, dalam perebutan hak asuh seorang bayi mungil bernama Reno. Lampu neon di langit-langit berpendar putih pucat, menambah tegang suasana. Palu hakim berdiri tegak di meja tinggi, seolah siap menjatuhkan petaka. Edward duduk di sisi kanan ruangan, ditemani Daniel dan pengacaranya. Wajahnya tampak tegang, rahangnya mengeras, sementara tangannya menggenggam erat jemari Celine. Perempuan itu berusaha tampak kuat, tapi sorot matanya sudah berkaca-kaca sejak

