Mendengar suara panggilan dari seorang anak kecil Dilara membalikkan badannya, menatap pada Karina yang melambai-lambaikan tangan ke arahnya dengan senyuman mengembang di bibirnya. Dilara kikuk, ia balas melambaikan tangan pada Karina yang sudah lebih baik kondisinya. Ia berbalik, menatap Mahendra yang membawa Karina ikut serta. "Kenapa bawa Nana? Emang Om nggak takut Nana bakalan ngasih tahu ke istri Om?" tanya Dilara. "Dia ingin bertemu denganmu, Dilara. Makanya saya ajak, daripada rewel," balas Mahendra. Dia sendiri sebagai ayahnya tak mengerti kemauan Karina yang mau bertemu dengan Dilara. Padahal setahunya, Karina sulit akrab dengan orang lain terkecuali dengan keluarganya sendiri. Baru kali ini, Karina malah menanyakan orang lain padanya dan itupun istri rahasianya. "Tunggu apal

