Penjelasan

1072 Kata
Karena detik yang berlalu akan menjadi kenangan.jangan pernah remehkan kebersamaan sebelum waktu mengajari mu arti kehilangan ____________________________________ Di part ini author pakai pov naruto supaya kalian bisa tau aja perasaan naruto saat tau kebenarannya...kalau nggak dapat feelnya gomen soalnya author nggak terlalu mahir pakai sudut pandang pemain Naruto pov Murka,marah itulah yang ku rasakan apakah kalian ingin bertanya siapa laki laki yang menatap hinata dengan tajam tadi? Kalau kalian menjawab aku maka jawaban kalian benar!! Baru sebentar hinata pergi dari ku dia sudah berani memeluk toneri di pinggir jalan lagi apa kata orang nanti? Permisa dikabarkan Istri dari ceo uzumaki group's yang terkenal dengan ketampanan dan baik hatinya ditemukan sedang berselingkuh dan berpelukan di tengah jalan dengan seorang laki laki yang tidak ada tandingannya dengan naruto nama ceo yang tampan tersebut..cih mungkin berita seperti akan tersebar. Kurasa keputusan ku untuk menceraikan hinata memang benar setelah dia melahirkan aku akan menceraikannya etsss kalian jangan katakan kalau aku adalah pria b******k,aku memang akan menceraikannya tetapi aku akan tetap menafkahi anak yang sedang dikandung hinata Tok...tok...tok.. Dengan malas aku membuka kan pintu "Hinata kami tidak terlambat kan?...naruto?" Ucap sakura terkejut saat yang membuka pintunya aku bukannya hinata "Naruto mana hinata?" Tanya sakura sambil mengerdarkan pandangannya "Oh kami-sama,kenapa rumah ini seperti habis perang!!" Ucap sakura lagi dengan keras bahkan aku dan sasuke harus menutup telinga mendengar teriakan sakura tadi "Eh baka..aku tanya mana hinata?" "Anu..ehm hinata pergi dari rumah" ucap ku dengan gugup "APAAAA!!!, kamu gila,kenapa hinata bisa pergi dari rumah bakaaa!?".ucap sakura sambil mengonyang goyangkan tubuhku "Karena ini" ucapku dan melemparkan amplop yang berisi foto hinata..sakura pun dengan cepat melihat isi foto itu matanya pun membulat sempurna melihat serangkaian foto itu "Beberapa hari yang lalu hinata juga menerima panggilan saat dikantorku dan dia menjauh..bukankah itu ciri ciri dia selingkuh" terangku dengan santai "Bakaaaaaa!!!" Ucap sakura sambil menjambak jambak rambutku Tuhan tolonglah hambamu yang tampan ini dari serangan beringas monster yang menjelma sebagai istri dari sahabatku "Aww..sakura chan apa yang kamu lakukan?!!..teme tolong aku" teriak ku kesakitan sedangkan sakura tidak menghiraukan teriakan ku..melihat istrinya semakin beringas sasuke pun menarik sakura dari rambutku "Bakaa!!, coba lihat ini di paha kirinya ada tanda lahir.sedangkan hinata apa dia punya hah?!!" Tanya sakura lagi dengan tersengal sengal..aku pun mengambil foto itu dan melihatnya benar!! Hinata kw itu mempunyai tanda lahir di paha kirinya sedangkan hinata tidak mempunyai tanda lahir..berarti wanita yang di foto ini bukan hinata!!,astaga apa yang ku lakukan dengan mengusir hinata dan tidak mengakui anak yang dikandungnya "Coba lihat sekelilingmu" ucap sakura.aku pun mengedarkan pandangan ku mataku pun membulat aku baru sadar kalau ada kue ulang tahun yang hancur dan berbagai makanan yang tidak berbentuk dan ku ingat hari ini adalah hari ulang tahun ku!! Berarti hinata sudah menyiapkan semuannya untukku "Kami menyiapkan kejutan untuk hari ulang tahunmu naruto..kalau hinata mengangkat telepon dan menjauh saat dikantor itu karena aku meneleponnya dan mengatakan kue yang mana yang ingin di pilih" terang sakura yang semakin membuat perasaan ku bersalah "Seharusnya kalian memberi tahuku kalau kalian ingin membuat kejutan" Pletakk "Baka!,kalau kami bilang berarti bukan kejutan baka" ucap sakura setelah dia menjitak keras kepala ku tadi.sedangkan aku hanya bisa nyengir kaya orang gila "Katakan!, kenapa hinata pergi dari rumah?" Ucap sakura sambil menatapku dengan tatapan membunuh Flasback on Hari ini seperti hari biasa dengan berkas berkas yang harus ku tanda tangani sendiri Brakkk Aku pun melihat siapa yang masuk ke ruanganku dengan tidak sopannya..terlihatlah shion masuk dengan angkuhnya berjalan dengan percaya diri dan duduk dengan seenaknya tanpa meminta izin dari ku "Ada apa?..apakah anda tidak pernah di ajarkan sopan santun di sekolahan" ucap ku sengit.dapat kulihat dia tersenyum sinis "Ini..lihatlah isinya" ucapnya sambil menyerahkan amplop..aku pun membukanya dan yang kulihat adalah foto sialan itu tanpa ku teliti lebih dahulu aku langsung saja menyimpulkan kalau itu hinata "Dengar kan ini" perintahnya..dari hasil rekaman itu dapat ku dengar suara hinata walau tidak begitu jelas sedang berbicara mesra dengan seorang laki laki "Sudah ku duga..istri mu bukanlah seorang wanita yang baik baik" ucapnya lagi dengan sombong "Pergi!!" Ucap ku dengan dingin.. "Apa kata mu,pergi?..harusnya kamu berterima kasih padaku karena sudah memberitahu kebenaran" ucapnya sambil mengangkat dagunya..cih menyebut namanya pun aku malas "Pergi atau ku panggilkan satpam" ucapku lagi..dia pun mendengus kesal dan pergi dari kantorku..setelah kepergiannya dari kantor aku pun langsung pulang kerumah dengan sejuta amhrah yang kupendam Flasback off "Jadi dalang semua ini shion?" Tanya sakura aku hanya bisa mengangguk pelan Bugh.. Jika kalian berpikir yang menamparku adalah sakura maka kalian salah besar!! Yang menamparku adalah sasuke Bugh "Ini karena kau terlalu baka!" ucap sasuke marah bugh "Ini karena kau mengusir hinata" Bugh Dan ini adalah pukulan paling keras yang kuterima..mungkin aku tidak akan becermin selama seminggu ini " dan ini karena kau tidak mengakui anakmu sendiri!!" Ucap sasuke dan melepaskan genggamannya di kerah pakaianku "Hei teme..kamu mau membuat hinata menjanda ya?" Tanya ku kesal "Malah bagusan hinata menjadi janda dari pada harus mempunyai suami yang sangat baka seperti ini" ucap sasuke dingin dan pedas..oh come on kalian kan tau kalau seorang sasuke berkata kalau tidak pendek atau kalimatnya pedas "Aku tidak menjamin kalau kau mendapatkan maafnya lagi" ucap sasuke lagi yang membuat nyaliku ciut "Seandainya aku menjadi hinata aku pasti akan pergi..atau tidak pernah memaafkan mu baka!" Ucap sakura tiba tiba "Sasuke kun lebih baik kita pulang" ajak sakura ke sasuke "Dan naruto ingat ini...SEBELUM KAU MENDAPATKAN HINATA KEMBALI JANGAN PERNAH MENGANGGAP KAMI SAHABAT KAMU BAKA...!!" aku pun meneguk saliva dalam ancaman sakura adalah hal yang tidak main main..setelah mengucapkan kalimat tadi mereka pun meninggalkan ku sendirian Akhh harus dimana aku mencari hinata...apa dia akan memaafkan aku? Apa dia akan pergi selamanya? Atau yang lebih parah dia tidak akan menghiraukan ku lagi? Semua pertanyaan itu terus menerus tebayang..bayangan hinata yang sedang menangis..menanggung semuannya sendiri bahkan saat dia hamil pun tidak pernah meminta hal hal yang merepotkan Apa yang harus kucari di dunia ini selain wanita seperti hinata,uang? Bahkan aku tidak bekerja pun aku masih bisa mencukupi kebutuhan Kenapa penyesalan harus berada di akhir,kenapa tidak di awal saja kan bisa aku memperbaiki semuannya sebelum terjadi.....aku pun berjalan menuju sofa dan duduk disana tiba tiba aku mendapatkan sebuah ide tunggu hinata..kamu akan kembali kepelukan ku " hallo" "______" "Cari istri saya cepat!" "______" "Fotonya akan saya kirim...kalau bisa secepatnya" "_______" "Baiklah kalau ada berita cepat cepat bilang" "______" Aku pun mematikan sambungan telepon tidak sia sia memiliki banyak kenalan Kemana pun kau pergi hime..aku akan tetap mencarimu walau harus ke ujung dunia sekalian ***********************************
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN